Benih Cabe Unggul Tahan Penyakit, Ini 4 Tips Agar Hasil Panen Maksimal

Ketika Anda sedang berencana menanam cabe, penggunaan benih cabe unggul tahan penyakit harus menjadi pertimbangan utama.

Tanaman dari benih unggul biasanya lebih tahan lama dari bibit biasa. Ini dikarenakan, benih berasal dari pohon terbaik.

Akan tetapi, meski sudah menggunakan bibit terbaiknya, hama atau penyakit masih mungkin terjadi. Itu patut menjadi perhatian agar tak menganggu hasil panen.

Cara Agar Benih Cabe Unggul Tahan Penyakit

Ketika membeli bibit cabe tentu saja harapannya benih dapat tahan dari penyakit. Namun, jika tidak dirawat dengan baik, benih cabe unggul tahan penyakit tetap bisa gagal panen.

Misalnya, jika Anda tidak rajin mengontrol dan mengawasi tanaman. Ulat yang awalnya hnaya ada di satu pohon dapat berkembang dengan cepat ke sekitarnya.

Jadi, meski benih unggul Anda harus tetap melakukan perawatan, ya! Perawatan yang dapat mencegah hama dan menghasilkan panen maksimal.

Ingin tahu apa saja yang harus dilakukan agar benih cabe unggul tahan penyakit? Yuk, simak berikut ini!

1. Mengatur pH Tanah

Pertama, cara agar benih cabe tahan penyakit adalah dengan petani harus pandai mengatur pH tanah. Keasamaan pH sangat mempengaruhi pertumbuhan tanaman cabe.

PH tanaman jangan sampai terlalu rendah atau terlalu tinggi. Lakukan pengecekan pH tanah, jika pH rendah maka bisa gunakan kapur dolomit dan biarkan merata ke seluruh area pertanahan.

2. Mengatur Jarak Tanaman agar Bibit Bisa Bertumbuh dengan Baik

Kedua, Anda bisa mengatur jarak tanaman agar bibit bisa bertumbuh dengan baik. Jarak yang terlalu dekat juga bisa mempengaruhi perkembangan cabe.

Jarak tanam ini sering diabaikan petani. Anda mungkin membiarkan cabe tumbuh terlalu berhimpitan dengan tumbuhan lainnya.

Jarak tanam yang dekat bisa membuat tanaman saling berebut nutrisi dari tanah. Selain itu, hama dan penyakit yang terlambat di deteksi akan mudah menular ke tanaman di sampingnya.

3. Menjaga Kelembaban Tanah

Cara menjaga benih cabe unggul tahan penyakit selanjutnya adalah dengan menjaga kelembaban tanah. Area tanah pertanian yang terlalu basah bisa membuat di sekitarnya banyak hama dan jamur. Jamur dapat membuat akar dan batang busuk, hingga mati.

Oleh sebab itu, Anda harus memastikan kelembaban tanah cukup ketika mulai bertanam dan terus memantaunya.

4. Menyemprot Vitamin Berkandungan Kalsium dan Kalium

Terakhir, agar benih cabe bisa unggul dan tahan penyakit maka tanamannya harus ternutrisi oleh vitamin terutama kalsium dan kalium.

Anda bisa memberikan semprotan vitamin secara berkala kepada tumbuhan cabe yang tengah dalam masa pertumbuhan hingga panen. Penyemprotan vitamin setidaknya tiga kali dalam sebulan.

Beli Benih Cabe Tahan Penyakit di Sini

Anda siap mulai menanami lahan atau pekarangan rumah dengan cabe? Toko Derees di alamat https://tokoderees.com/produk sangat direkomendasikan.

Kami menjual benih cabe unggulan dari jenis dan merek Master. Anda dapat menyesuaikan dengan kondisi lingkungan lahan dan lingkungan pertanian. Harga benih cabe Master yang kami jual juga tidak begitu mahal yaitu 125 ribu/pcs.

Untuk daerah dengan kelembapan tinggi, Anda harus mencari bibit yang cukup tahan terhadap banjir. Sementara di wilayah dengan kekuatan tanah rendah, benih kokoh mulai dari akar dan batang lebih cocok.

Nah, di Toko Derees, Anda bisa berkonsultasi dengan chat 0812-9109-9109 sebelum transaksi. Dengan demikian, bibit yang dibeli bisa diotimalkan hasilnya.

Bagi Anda yang merasa lebih terjamin berbelanja di marketplace, toko yang sama ada di Shopee dan Tokopedia.

Dalam menekuni pertanian dan perkebunan memang hama dan penyakit tidak bisa menghindarinya. Namun, Anda bisa mencegahnya merusak semua tanaman. Jadi, membeli benih cane unggul tahan penyakit di sini. Tidak percaya? Yuk, buktikan dengan berbelanja di Toko Derees!