Cara Membuat Bibit Cabe Rawit Unggul Sendiri Paling Mudah

Harga cabe rawit yang tak menentu membuat banyak orang ingin menanamnya sendiri agar lebih hemat. Ada yang membeli bibit kemasan di toko tani dan ada pula yang menanamnya langsung dari cabe rawit yang telah busuk. Pada dasarnya cara membuat bibit cabe rawit unggul bisa dilakukan sendiri.

Namun, sebelum kita membahas lebih dalam tentang bagaimana cara membuatnya. Pastikan Anda telah menyediakan media tanam atau lahan tanamnya. Bisa dengan polybag yang lebih praktis atau dengan memanfaatkan barang-barang bekas. Seperti botol bekas, plastik bekas minyak goreng yang tebal, kaleng cat atau lain sebagainya.

Pastikan Anda Memahami Cara Membuat Bibit Cabe Rawit Unggul yang Benar Ini!

Media tanam yang baik untuk tempat hidup cabe rawit adalah tanah gembur yang berwarna hitam kecokelatan dan pupuk kompos. Tanah yang subur memiliki tekstur lempung yang mana tipikal tanah ini bisa mengikat mineral yang notabene mudah larut terbawa air. Tanah lempung ini juga mudah digali dan menyatukan akar tanaman dengannya.

Cobalah perhatikan tanah-tanah di daerah pegunungan atau dataran tinggi rata-rata bertekstur lempung dan mudah digenggam. Itulah ciri-ciri tanah yang subur untuk bercocok tanam.

Sementara untuk pupuk komposnya, tak harus membelinya di toko tani. Anda bisa membuatnya sendiri dari kotoran hewan ternak yang telah diayak dan dikeringkan. Seperti, sapi, kambing, kerbau, bebek, ayam dan lainnya.

Jika media tanam sudah siap, sekarang tinggal memahami bagaimana cara membuat bibit cabai rawit dengan tangan sendiri. Berikut ini langkah-langkahnya!

1. Membeli Cabai Rawit di Pasar Tradisional

Cara paling mudah untuk mendapatkan bibit cabe rawit adalah dengan membeli cabe rawit itu sendiri di pasar tradisional. Pilihlah cabe rawit merah dengan warna yang cerah merona, berukuran panjang sekitar 6,3 – 7,1 cm dengan diameter 1 – 1,2 cm dan ketebalan 0,98 – 1,3 mm.

Cabe rawit yang unggul memiliki permukaan buah yang halus, bersih dan lembut. Pilihlah cabe rawit merah yang manfaatnya jauh lebih luas daripada cabe rawit hijau.

Cabe rawit merah bisa sebagai bumbu atau penguat rasa, sambal, cabai bubuk hingga sekadar hiasan atau pemanis di atas tumpeng. Sedangkan cabe rawit hijau lebih banyak untuk cigitan bersama gorengan atau jajanan basah ala pasar tradisional.

2. Memilih Bibit dari Tanaman Cabe Rawit yang Sudah Ada

Jika kebetulan Anda berkunjung ke rumah kerabat dan menemukan tanaman cabe rawit yang indah dan subur, maka Anda bisa membuat bibitnya sendiri dengan seizin kerabat Anda tentunya.

Tanaman cabe rawit yang unggul ada beberapa ciri-cirinya. Mulai dari batang yang kokoh, berwarna hijau keputihan dengan tinggi antara 150 – 160 cm, panjang daun sekitar 8,5 – 9,2 cm dan lebarnya 4,6 – 5,5 cm. Warna daunnya hijau dan bersih tanpa bercak atau noda apapun.

Sementara untuk bunganya berwarna putih dan hijau, posisi merunduk dan jumlahnya 2 di tiap ruas.

Cara membuat bibit cabe rawit unggul dari tanamannya langsung adalah dengan mengambil buah cabe rawit yang sudah matang sempurna. Kemudian ambil bijinya dan bersihkan lalu keringkan. Kemudian rendam selama 3 jam sebelum proses penyemaian.

Bibit Cabe Rawit Master, Paling Mudah daripada Membuat Bibit Cabe Rawit Unggul Sendiri!

Ketika dua cara di atas sudah Anda coba namun hasilnya masih belum sesuai ekspektasi. Kini saatnya Anda menggunakan cara praktis yang lebih menjanjikan! Apalagi kalau bukan dengan beli bibit cabai rawit Master.

Tersedia di Shopee dan Tokopedia dengan harga yang terjangkau plus free ongkir!

Kabar Tani Lainnya

Benih Cabe Rawit Tahan Antraknosa, Bibit Terbaik untuk Lahan Luas

Cabe merupakan salah satu komoditi yang paling disukai masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, menanam cabe menjadi kegiatan yang menguntungkan, baik skala kecil maupun besar....