back to top

15 Benih Cabe Rawit Dataran Rendah Musim Hujan Terbaik

Untuk tanam cabe rawit musim hujan, paling tidak Juragan harus pilih benih yang hasilnya besar atau tahan penyakit. Juragan tahu sendiri, menanam cabe rawit di musim hujan tidak semudah di musim kemarau.

Berikut rekomendasi cabe rawit musim hujan dari Toko Deeres dari yang terendah hingga teratas.

15. Gading

Panjang buah gading mencapai 8 cm dengan diameter 1 cm. Beratnya hanya sekitar 3 gram saja. Panen pertama cabai Gading mulai umur 80 hst. Mengenai ketahanan penyakitnya belum diketahui. Selengkapnya.

14. Rajo PM

Buah cabe rawit hijau Rajo beratnya 2-3 gram. Cabe rawit hijau ini dapat dipanen antara 116-121 hst. Memang terbilang lama, tapi cabe rawit hijau ini sudah tahan terhadap layu bakteri. Perlu Juragan tahu, tidak banyak benih rawit hijau yang bisa tahan layu.  Selengkapnya.

13. Lestari

Cabe Lestari sudah tahan layu fusarium dan hama meliputi thrips, tungau, dan kutu kebul. Potensi hasil dari satu tanamannya sekitar 800 gram dengan umur panen antara 80-90 HST. Selengkapnya.

12. Mahkota

Cabe Mahkota tahan antraknosa dan phytophthora. Ukuran buahnya antara 5-8 cm. Sedangkan umur panennya hanya 82 HST saja. Selengkapnya.

11. Mhanu

Buah cabe Mhanu ujungnya tumpul. Panjangnya 4-6 cm. 0,8 sampai 1,2 kg cabe prentul Mhanu bisa didapat dari satu tanaman. Umur panennya adalah 85 HST. Cabe ini sudah tahan antraknosa. Selengkapnya.

10. Ponirun

Cabe Ponirun juga tahan layu fusarium. Hasilnya bisa sampai 0,8-1 kg per tanaman. Sedangkan umur panennya antara 80-90 HST. Selengkapnya.

9. Sakagen 2

Ukuran buah Sakagen 2 antara 3-4 cm. Hasil buah per tanamannya sekitar 700-800 gram. Umur panennya hanya 80 HST saja. Cabe ini sudah tahan antraknosa, layu fusarium, dan juga phytophthora. Selengkapnya.

8. Mampyar Super

Ukuran buahnya sekitar 6-8 cm. Umur panennya hanya 84 HST. Cabe Mampyar yang Super ini sudah tahan antraknosa dan phytophthora yang menyebabkan busuk. Selengkapnya.

Benih selanjutnya ini adalah yang banyak dicari Juragan Toko Deeres.

7. Shypoon / Sipon
Shypoon termasuk cabe rawit tahan hujan karena sudah tahan layu fusarium. Potensi hasilnya per tanamannya antara 600-800 gram. Umur panen cabe Sipon 90 HST. Selengkapnya.

6. Ori 212

Cabe Ori panjangnya antara 4,29 – 4,51 cm. Dapat dipanen di umur 90-96 HST. Ketahanan penyakit dan potensi hasilnya tidak tertera di kemasan. Tetapi Ori 212 sempat menjadi incaran dan banyak yang kehabisan. Selengkapnya.

5. Pakem 21

Panjang buah rawit Pakem sekitar 4-5 cm berdiameter 12-16 mm. Cabe dari MMT ini sudah tahan virus. Umur panen dan potensi hasilnya tidak tertera di kemasan.

4. Viral

Benih cabe rawit Viral sudah tahan terhadap antraknosa atau busuk buah. Satu tanaman dapat menghasilkan kurang lebih 0,6-0,7 kg. Umur panennya relatif standar, yaitu pada 90 hari setelah tanam. Selengkapnya.

3. Kaliber

Panjang buah Kaliber sekitaran 4-5 cm dengan umur panennya sekitar 95-100 HST. Di kemasan tidak tertera ketahanan penyakitnya. Tapi, benih inilah yang sekarang sedang menjadi primadona. Selengkapnya.

2. Maruyung

Hasil buah Maruyung berukuran 7-8 cm. Benih ini sudah tahan penyakit layu bakteri dan virus kuning. Umur panennya belum diketahui pastinya. Tapi hasilnya bisa dobel-dobel di setiap tangkainya. Selengkapnya.

1. Master

Cabe Master sangat  tahan terhadap virus gemini, hama trips, tungau, kekeringan, dan layu fusarium. Potensi terendah dari hasil dari satu tanaman mencapai 0,8 – 1 kg. Sedangkan yang tertinggi mencapai 1,4 – 1,7. Umur panennya pada 80-90 HST. Selengkapnya.

Setuju tidak gan dengan daftarnya? Kalau Juragan mencari rawit merah merunduk yang lancip bisa pilih antara master, new maruyung, viral, atau sipon. Melihat hasilnya, tiga benih tadi sangat direkomendasikan. Untuk rawit merah yang menghadap ke atas Sakagen 2 sangat direkomendasikan gan.

Untuk cabe prentul, satu-satunya pilihan yang terbaik adalah Mhanu F1. Alasannya tidak lain karena sudah tahan penyakit dan produktivitas tanaman tinggi.

Sedangkan untuk cabe tipe ori, Juragan bisa pilih antara Kaliber atau Ori 212. Untuk jenis cabe rawit hijau, Rajo Panah Merah sangat cocok di musim hujan.

Di sini Juragan bisa mendapatkan benihnya. Silakan kunjungi juga katalog produk kami untuk melihat benih unggul lainnya. Kunjungi juga channel Youtube kami di sini.

Hot News

Jenis dan Dosis Pemupukan Semangka Dari Awal sampai Akhir!

Pada artikel kali ini, akan kita bahas bagaimana pemupukan semangka yang tepat, tepat jenis, dan tepat dosis. Mulai dari persiapan lahan, sampai pupuk pembuahannya....
Kabar Tani
2
minutes

Ini Tanda Tanaman Cabe Kekurangan 5 Unsur Hara Makro

Tanaman cabe tidak tumbuh dengan normal, bisa disebabkan oleh kekurangan unsur hara. Unsur hara yang paling banyak dibutuhkan tanaman cabe rawit, adalah unsur hara...
Kabar Tani
2
minutes

Hidrogen Peroksida Solusi Bertani Murah, Ini Contoh Produknya

Saat ini, semakin banyak petani yang beralih ke produk-produk pertanian yang lebih aman untuk lingkungan, tidak meninggalkan residu. Produk-produk pertanian tersebut juga relatif lebih...
Kabar Tani
3
minutes

Harus Urut! Cara Panen Cabe yang Benar di Musim Hujan

Apa kabarnya yang kemarin baru tanam cabe musim hujan? Sudah mendekati panen ya gan. Nah, saya rasa Juragan perlu tahu nih apa saja yang...
Kabar Tani
2
minutes
spot_img
const columns = document.querySelectorAll('.column'); columns.forEach(column => { column.addEventListener('dragover', event => { event.preventDefault(); column.classList.add('drag-over'); }); column.addEventListener('dragleave', () => { column.classList.remove('drag-over'); }); column.addEventListener('drop', event => { column.classList.remove('drag-over'); const draggingCard = document.querySelector('.dragging'); column.appendChild(draggingCard); }); }); const cards = document.querySelectorAll('.card'); cards.forEach(card => { card.addEventListener('dragstart', () => { card.classList.add('dragging'); }); card.addEventListener('dragend', () => { card.classList.remove('dragging'); }); });