back to top

5 Benih Cabe Rawit Panah Merah Paling Lebat

Produsen benih sekelas Cap Panah Merah, memiliki beberapa benih cabe rawit yang diunggulkan. Hasil cabenya termasuk dalam tipe kecil ramping, rawit kecil hijau, dan tipe ori. Sebenarnya, total ada 10 benih cabe rawit yang dirilis oleh Panah Merah. Namun sekarang, akan kita bahas 5 benih cabe rawit panah merah yang terlebat saja.

 

Pelita 8 F1

Varietas cabe Pelita merupakan cabai rawit hibrida yang direkomendasikan untuk ditanam di dataran rendah sampai tinggi. Tipe pertumbuhan tegak, potensi hasil antara 0,6-0,8 kg per tanaman. dalam satu kilogram cabai, terdapat 450-500 buah cabai.

Umur Panen Pelita 8 f1 bervariasi menurut dataran tempat tanam, rerata antara 85-110 hari setelah tanam. Pelita mempunyai ketahanan terhadap layu bakteri (Pseudomonas solanacearum) dan ketahanan intermediate terhadap mosaik virus, dan patek. Paling lengkap diantara yang lain ketahanan penyakitnya.

Untuk mendapatkan potensi hasil panen yang lebih tinggi dari benih cabe rawit panah merah ini membutuhkan pupuk yang lebih banyak dibandingkan varietas lokal. Harga benih ini sangat fluktuatif di pasaran.

 

Rajo

Cabe Rajo bisa Juragan tanam di semua dataran. Namun sesuai keterangan pada kemasannya, untuk hasil lebih baik yang direkomendasikan adalah di dataran tinggi. Seperti cabe Pelita, Rajo adalah cabe rawit hijau namun tipe pertumbuhannya merunduk. Dengan potensi hasil kurang lebih 0,8 sampai 1 kg per tanamannya. Dalam satu tanaman, bisa ada 300 buah cabe dari benih cabe rawit panah merah ini.

Kalau Juragan lebih suka cabe rawit hijau yang tipe tegak, sebenarnya ada juga dari Panah Merah selain Pelita. Ada yang namanya cabe Santika. Dengan ketahanan penyakit yang sama. Tapi kalau cabe santika juga toleran ujung kuning. Namun secara hasil, jika kita bandingkan dengan Rajo, masih lebih banyak cabe Rajo.

Selain lebat, cabe rawit panah merah Rajo toleran terhadap layu yang disebabkan oleh bakteri. Berbeda dengan layu yang disebabkan oleh jamur. Jadi, tetap butuh fungisida dan insektisida dalam pemakaiannya.

Di dataran rendah, Juragan bisa panen cabe rajo di usia sekitar 85 HST. Dengan hasil maksimal sekitar 600 gram per pohon. Sedangkan bila di dataran tinggi, Juragan bisa panen pada usia sekitar 116 atau 121 HST. Kemasan isi 2250 butir benih ini, harganya berkisar antara 50 sampai 60 ribuan.

Baca juga :10 BENIH CABE RAWIT HIJAU KECIL TERBAIK!

Dewata F1

Cabe rawit panah merah Dewata yang F1, cocok untuk dibudidayakan di dataran rendah. Menghasilkan cabe rawit merah yang panjang dan ramping. Tipe pertumbuhannya tegak. Dalam satu tanaman saja, bisa menghasilkan kurang lebih 700 gram cabe rawit merah. Karena dalam satu tanaman saja, mampu menghasilkan kurang lebih 450 sampai 500 buah.

Meski di kemasannya hanya tertera dataran rendah yang direkomendasikan untuk penanaman cabe Dewata F1, namun sebenarnya Juragan juga bisa menanam varietas cabe ini, mulai dari ketinggian 10 sampai 1300 mdpl. Umur panennya rerata antara 70 sampai 75 hari setelah tanam. Hanya saja, belum ada keterangan apapun mengenai ketahanan penyakit cabe rawit panah merah ini.

Masih dari Panah Merah, sebenarnya rawit Dewata versi 43 F1 lebih tahan terhadap penyakit, yaitu penyakit layu bakteri. Namun secara hasil, masih lebih banyak Dewata F1. Asalkan Juragan pandai dalam mencegah dan mengendalikan penyakit sedari awal, hasilnya akan lebih banyak.

Cukup sulit mendapatkan benih cabe rawit panah merah ini, karena di dominasi oleh Dewata versi terbaru yang akan kita bahas setelah ini.

 

Dewata 76 F1

Rawit Dewata 76 F1 merupakan upgrade dari rawit dengan nama yang sama sebelumnya. Selain hasilnya besar, rawit ini juga toleran terhadap penyakit layu bakteri, dan busuk batang atau buah yang diakibatkan oleh jamur phytophthora. Dari ancaman bakteri dan jamur, dengan varietas ini lebih aman. Untuk wilayah adaptasinya juga lebih luas. Bisa Juragan tanam mulai dari dataran rendah hingga tinggi.

Sebelum varietas ini sebelumnya ada lagi upgrade dari benih Dewata F1, yaitu Dewata 43. Namun secara hasil, jika kita total masih lebih banyak cabe Dewata yang versi 76. Ini karena ukuran buahnya lebih panjang. Kalau Dewata 43 panjangnya sekitar 5 cm, Dewata 76 bisa lebih dari itu. Bahkan ada yang sampai 9 cm. Sehingga dalam satu tanamannya, bisa menghasilkan kurang lebih 640 sampai 900 gram cabe rawit. Hanya dari total 280-an buah cabe.

Dengan total hasil dan ketahanan penyakit yang lebih baik, cabe rawit panah merah ini harganya sekitar 70 ribuan. Dalam satu kemasannya ada sekitar 2250 butir benih.

 

Rawita

Bila disesuaikan dengan minat pasar saat ini, cabe rawit panah merah Rawita masuk dalam kategori tipe ori. Buahnya khas dengan bentuk yang tidak terlalu panjang, namun dengan diameter buah yang lebih lebar. Hasil buahnya mirip cabe rawit Ori 212 atau cabe rawit Kaliber.

Setiap tanamannya menghasilkan kurang lebih 0,5 kg cabe. Dari total buah cabe kurang lebih sebanyak 200 buah. Dari banyak buahnya terlihat tidak terlalu banyak. Namun berat per buahnya lebih daripada yang lain. Setiap buahnya memiliki berat sekitar 5 gram. Itupun dengan kulit buah yang juga tebal.

Cabe rawit panah merah tipe ori ini juga memiliki ketahanan penyakit. Rawita toleran terhadap penyakit layu bakteri. Untuk musim hujan sudah aman. Tinggal bagaimana caranya Juragan rutin dalam mengendalikan hama cabe. Baik ulat maupun jenis kutu-kutuan.

Harga benih cabe rawit panah merah Rawita sekitar 70 ribuan,untuk kemasan isi 2250 butir.

 

Kesimpulan

5 benih tadi masuk dalam deretan benih cabe rawit panah merah yang paling lebat. Dari asal yang sama, benih-benih lainnya hanya 0,3 sampai 0,5 kg per tanaman. Atau bisa kita katakan maksimalnya hanya 0,5 kg per tanaman. Kalau dengan 5 benih tadi, bisa lebih. Silakan Juragan pilih, mau tanam yang tipe ori, rawit hijau, atau rawit merah.

5 benih cabe rawit panah merah tadi, masih bisa kita bandingkan. Dengan tipe buah yang sama, antara cabe Dewata 43 dan Dewata 76 lebih bagus Dewata 76. Baik secara total hasil panen, maupun ketahanan penyakitnya.

Sedangkan untuk kelas cabe rawit hijau, antara cabe Rajo dan Pelita 8 F1, sudah tentu lebih bagus cabe Pelita 8 F1. Karena dengan total hasil yang hampir sama, cabe Pelita 8 F1 jauh lebih tahan penyakit.

Kalau Juragan masih bimbang tapi penasaran, bisa Juragan cari di toko official Panah Merah untuk mendapatkan benih-benih tadi dalam kemasan repack. Biasanya isi 350 biji. Harganya hanya 20 ribuan saja. Daripada penasaran, baiknya Juragan coba saja.

 

DAPATKAN PRODUKNYA

Pelita 8 F1 –  klik disini

Rajo – klik disini

Dewata 43 F1 – klik disini

Dewata 76 F1 – klik disini

Rawita – klik disini

Hot News

7 Harga Benih Cabe Rawit Hijau Unggul Tahan Penyakit

Lagi, akan kita review beberapa benih cabe rawit hijau unggul tahan penyakit. Kali ini dengan kriteria toleran virus. Untuk ukurannya ada yang kecil, ada...
Kabar Tani
4
minutes

Benih Cabe Rawit Betarus dan Betari, Harga Sama Hasil Beda

Akhir-akhir ini, mulai ramai diperbincangkan benih-benih baru. Dua diantaranya ada yang datang dari Cap Kelud. Yaitu cabe Betari dan Betarus. Sebagai benih baru, tentu punya...
Kabar Tani
3
minutes

Aturan Cara Campur Pestisida dengan Tepat

Apa boleh pestisida campur dengan pestisida lainnya? Penggunaan pestisida yang tepat, akan memberikan hasil terkendalinya serangan hama dan penyakit sebagaimana yang kita harapkan. Namun...
Kabar Tani
2
minutes

Apakah Benih Cabe Rawit Master F1?

Dari banyak ulasan cabe rawit Master yang banyak menarik perhatian, timbul pertanyaan. Apakah benih cabe rawit Master termasuk benih hibrida? Jawabannya bukan. Cabe Rawit Master Hibirida...
Kabar Tani
1
minute
spot_img