back to top

Dosis Pupuk KCL untuk Buah Cabe, Jadi NPK Generatif

Strategi menghemat pupuk, bisa dilakukan dengan banyak cara. Salah satunya, menggunakan kombinasi pupuk yang murah. Untuk melebatkan bunga dan buah, bisa menggunakan KCL. Tapi, apakah Juragan yakin, menggunakan KCL sebagai pupuk susulan dapat berdampak baik bagi tanaman, dan kesehatan tanah? Bagaimana tepatnya dosis pupuk kcl untuk buah cabe?

Karakteristik pupuk KCL/MOP

Ada yang bilang, pupuk kalium yang murah itu bukan hanya KCL. Tapi juga ada MOP. Seperti pada merk Mahkota MOP. Sebenarnya, kedua pupuk ini sama saja. KCL, pada dasarnya terbuat dari batuan mineral. Bentuknya kristal berwarna merah, dengan sedikit campuran berwarna putih.

Dari bentuk tersebut, kita bisa tahu, kalau jenis pupuk ini sangat mudah terserap tanaman. Mudah larut dalam air. Tapi, juga sedikit higroskopis. Artinya, pupuk ini menyerap uap air udara yang ada di sekitarnya. Maka dari itu, penyimpanan pupuk ini harus tertutup rapat. Pupuk yang menyerap air dari udara ini, juga cenderung memiliki umur simpan yang lebih pendek, daripada pupuk yang tidak higroskopis. Ini berarti, pupuk tersebut perlu digunakan lebih cepat agar tidak kehilangan kualitasnya.

Dalam tanah, reaksi pupuk ini sedikit mengasamkan tanah. Walaupun, tidak sebesar pupuk lain, seperti ZA, yang lebih mengasamkan tanah. Untuk lebih amannya, dalam setiap pemupukan KCL, bisa tambahkan sedikit dolomit.

Baca juga : PEREMAJAAN CABAI TUA, WAKTU DAN DOSIS APLIKASI ZPT DAN PUPUK

Di samping itu, karena ada kandungan klor dalam pupuk ini, maka, jika aplikasinya pada tanaman yang sensitif dengan klor, akan kurang bagus pertumbuhannya. Kalau digunakan untuk cabe rawit, tidak masalah. Asalkan tidak berlebihan dosisnya. Kita gunakan KCL, sebagai alternatif untuk menghemat saja. Sensitivitas tanaman cabe terhadap klor, tidak separah tanaman tembakau yang sangat anti dengan klor.

Karena walau bagaimanapun, kandungan kalium dalam KCL ini tinggi. Ada 60%. Potensial untuk meningkatkan kualitas buah, meningkatkan imunitas tanaman terhadap serangan hama penyakit, memperlancar transportasi hasil fotosintesis, meningkatkan daya tahan terhadap kekeringan, mencegah rontok, dan sebagai aktivator enzym. Lagipula, lebih murah juga.

Kombinasi Pupuk KCL untuk Cabe

Di masa pembungaan, mulai pengocoran dengan pupuk tinggi kalium. Untuk mencegah rontok dulu yang paling utama, KCL sudah bisa Juragan gunakan. Dengan dosis penggunaan 1 gram saja per tanaman. Kombinasinya, menggunakan pupuk NPK seimbang sebanyak 6 gram. Agar lebih lengkap.

Tambah lagi dengan dolomit 0,5 gram. Ikut sertakan dolomit . Untuk menetralisir keasaman akibat dari pupuk KCL, menetralkan zat-zat berbahaya yang dapat meracuni tanah (seperti alumunium, zat besi, dan tembaga), memperbaiki struktur tanah, dan membantu distribusi fosfor dalam tanaman.

Misalkan untuk 1000 tanaman, berarti membutuhkan dosis pupuk kcl untuk buah cabe 1 kg KCL, 6 kg NPK seimbang, dan 500 gram dolomit. Jadikan dosis tersebut dalam larutan 200 liter air, untuk kocorkan 200 mili per tanaman. Aplikasinya seminggu sekali.

Cara mencampurnya, antara 3 jenis pupuk tadi jangan langsung campur, baru beri air. Pertama, siapkan airnya dulu dalam drum penuh. Di antara 3 jenis pupuk tadi, larutkan yang paling susah larut dulu. Melihat dari bentuknya, berarti pupuk NPK dulu yang dilarutkan. Pastikan larut merata. Baru setelah itu, masukkan KCL, campur rata. Lanjutkan dengan dolomit yang terakhir masuk. Aduk lagi ya Juragan.

Cara campur dengan urut tadi harus dilakukan. Karena kalau tidak, antara ketiga pupuk tersebut akan saling mengikat. Jangan sampai, hanya karena salah cara campur, pupuk tidak terserap sepenuhnya.

 

Pada tanah yang kering, pemupukan kocor ini akan lebih efektif jika sebelum kocor, tanah sudah diairi dulu. Baru lakukan pengocoran. Yaa menyesuaikan, dengan kondisi tanah di lahan Juragan. Gimana caranya, biar pupuk bisa terserap, dan tanaman juga tidak kekurangan air.

Campuran tadi untuk melebatkan bunga. Kalau sudah masuk fase buah, naikkan dosisnya. KCL-nya pakai 2 atau 3 kg, NPK-nya pakai 10 kg, dan tambah dolomit lagi 500 gram. Cara campurnya berurutan sama seperti tadi, dan kocorkan untuk 1000 batang.

Sampai sini saja pembahasan kita, saya harap membantu Juragan.

Hot News

Jenis dan Dosis Pemupukan Semangka Dari Awal sampai Akhir!

Pada artikel kali ini, akan kita bahas bagaimana pemupukan semangka yang tepat, tepat jenis, dan tepat dosis. Mulai dari persiapan lahan, sampai pupuk pembuahannya....
Kabar Tani
2
minutes

Ini Tanda Tanaman Cabe Kekurangan 5 Unsur Hara Makro

Tanaman cabe tidak tumbuh dengan normal, bisa disebabkan oleh kekurangan unsur hara. Unsur hara yang paling banyak dibutuhkan tanaman cabe rawit, adalah unsur hara...
Kabar Tani
2
minutes

Hidrogen Peroksida Solusi Bertani Murah, Ini Contoh Produknya

Saat ini, semakin banyak petani yang beralih ke produk-produk pertanian yang lebih aman untuk lingkungan, tidak meninggalkan residu. Produk-produk pertanian tersebut juga relatif lebih...
Kabar Tani
3
minutes

Harus Urut! Cara Panen Cabe yang Benar di Musim Hujan

Apa kabarnya yang kemarin baru tanam cabe musim hujan? Sudah mendekati panen ya gan. Nah, saya rasa Juragan perlu tahu nih apa saja yang...
Kabar Tani
2
minutes
spot_img
const columns = document.querySelectorAll('.column'); columns.forEach(column => { column.addEventListener('dragover', event => { event.preventDefault(); column.classList.add('drag-over'); }); column.addEventListener('dragleave', () => { column.classList.remove('drag-over'); }); column.addEventListener('drop', event => { column.classList.remove('drag-over'); const draggingCard = document.querySelector('.dragging'); column.appendChild(draggingCard); }); }); const cards = document.querySelectorAll('.card'); cards.forEach(card => { card.addEventListener('dragstart', () => { card.classList.add('dragging'); }); card.addEventListener('dragend', () => { card.classList.remove('dragging'); }); });