Cara Menanam Bawang Putih dengan Mudah, Bahkan Bagi Pemula

Ada cara menanam bawang putih di rumah tanpa ribet. Bahkan jika tak ada pekarangan pun, tidak akan jadi masalah. Bawang putih bisa tumbuh walau di dalam rumah. Jadi tidak perlu lahan luas. Selain itu, bawang putih dapat tumbuh dengan media seadanya, seperti bekas gelas plastik, pot kecil, hingga kantong bekas belanja.

7 Cara Menanam Bawang Putih di Rumah

Budidaya bawang putih selain bermanfaat, juga sangat mudah dilakukan, bahkan oleh pemula sekalipun! Jenis tanaman ini bisa dipanen di rumah setelah masa tanam kurang lebih 3 bulan. Selain cepat panen, menghemat uang belanja, menanam bawang putih juga bisa menambah segar udara di rumah.

Di bawah ini 7 cara menanam bawang putih di rumah:

1. Siapkan pot atau polybag dengan tinggi 20 cm.

Langkah pertama dalam cara menanam bawang putih di rumah, yaitu:

  • Jika potnya berbahan plastik, buat lubang drainase kecil di bagian bawah dengan menusuknya menggunakan garpu atau ujung pisau.
  • Jika umbi yang siap tanam lebih dari satu, pilih media yang besar. Beri jarak antara sisi pot dan siung, juga antara sesama siung 10 cm.
2. Siapkan media tanam.
  • Media tanam ini berupa campuran tanah dan kompos, bisa membuat sendiri atau membeli yang sudah jadi.
  • Masukkan media tanam sampai +-15cm dari bibir pot.
  • Masukkan pasir dari kebun hingga bibir pot.
  • Perbandingan tanah kompos dengan pasir adalah 3 bagian tanah dan 1 bagian pasir.

Baca juga : Benih Bawang Merah – LOKANANTA – 50 Gr – Panah Merah

3. Proses penanaman.
  • Siapkan bawang putih.
  • Pisahkan umbi bawang putih dari siungnya.
  • Satu umbi memiliki beberapa siung, sehingga bisa menanamnya satu per satu.
  • Pisahkan umbi per siung, dan tekan satu siung ke dalam media tanam yang telah tersedia.
  • Pastikan bagian siung yang rata menghadap bawah, dan bagian lancip menghadap atas.
  • Tekan siung hingga masuk 1,0-1,5 cm ke dalam tanah.

Cara tanam bawang putih

  • Taruh pot di area yang terkena sinar matahari minimal 8 jam per hari.
5. Merawat tanaman.
  • Siram pot cukup untuk membuatnya tetap lembab namun tidak sampai becek.
  • Sesuaikan frekuensi menyiram dengan cuaca. Semakin panas suhu, semakin sering pula menyiramnya
  • Jika cuaca tidak terlalu panas, siram tanaman pada pagi dan sore hari, ketika suhu tanaman tidak terlalu tinggi.
  • Beri pupuk seminggu sekali.
  • Jika hama mulai menyerang, taburkan abu gosok pada tanaman. Jika belum mempan, semprot obat pembasi hama lainnya.

Baca juga : Hand Sprayer Tanaman Manual CBA – 2 Liter

6. Masa pertumbuhan
  • Dalam beberapa hari, akan muncul tunas daun berwarna hijau.
  • Di usia dua minggu, daun akan mulai muncul dan tumbuh.
  • Potong daun pada bagian dasar tunasnya saja agar umbi bawang tidak tumbuh lebih besar.
7. Masa panen.

Langkah terakhir dalam cara menanam bawang putih adalah menyiapkan masa panen. Pada usia 90-100 hari, bawang putih sudah siap panen.

  • Bawang putih siap panen ketika daun semakin panjang dan bagian tengah daun mulai menguning.
  • Tunggu sampai daunnya berwarna kecokelatan dan kering.

Jika panen melimpah, awetkan bawang putih dengan cara:

  • Sikat akar bawang putih hingga sisa-sisa tanah yang menempel bersih.
  • Keringkan bawang putih dengan cara menggantungnya di tempat sejuk selama satu minggu.

 

Cara menanam bawang putih diatas cukup mudah, bukan? Budidaya bawang putih di rumah dapat menghemat anggaran rumah tangga. Terlebih ketika harga bahan pokok tiba-tiba naik tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Kabar Tani Lainnya

Cabe Keriting Terlaris di Aceh dan Sumatera Utara

Sangat banyak jenis benih cabe keriting yang tersebar di Indonesia. Keunggulan seperti tahan virus, mampu beradaptasi pada berbagai dataran menjadi pertimbangan petani Indonesia. Untuk...